setiap 100 g bawang merah. Berdasarkan data BPS (2019), produksi bawang merah di Provinsi Riau pada tahun 2018 yaitu produksi bawang merah 187 ton dengan produktivitas 4,55 ton/ha dan luas panen 41 ha, tahun 2019 produksi bawang merah 507 ton dengan produktivitas 5,51 ton/ha dan luas panen 92 ha. Pada periode 2018 hingga 2019
Pemupukan susulan: Urea (150-200 kg/ha), ZA (300-500 kg/ha) dilakukan pada umur 10-15 HSTdan pada umur 1 BST masing-masing ½ dosis. Atau menggunakan pupuk majemuk NPK (16-16-16) 600 kg/ha yang diberikan seminggu sekali dengan cara dicor disekitar tanaman Pengendalian Hama dan Penyakit Utama Bawang Merah. Ulat daun bawang (Spodoptera exigua)
pupuk urea dengan jarak tanam terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot basah per rumpun dan bobot basah per plot. Hasil terbaik adalah perlakuan dosis pupuk 125 kg N/ha dengan jarak tanam 20 cm x 20 cm denganrata-ratahasil2,67kg/plot.: Pupuk Urea, jarak tanam, bawang daun, pertumbuhan, hasil
Bawang merah ditanam pada petak-petak percobaan berukuran 3 x 5 m, dengan jarak tanam 15 x 20 cm. Populasi tanaman ialah 500 tanaman per petak. Kompos pupuk kandang ayam sebanyak 5 t/ha diberikan sebelum tanam sebagai pupuk dasar, sedangkan pupuk N (campuran Urea + ZA) dan pupuk K (KCl) diberikan dua kali pada umur 15 dan 30 HST, masing-masing
Setelah pupuk diratakan, dibuat bedengan yang lebarnya 60 cm untuk bawang brambang dan 80-100 cm untuk bawang bombai. Jika bedengan dibuat terlalu lebar maka tanah akan sulit didangir. Setiap bedengan memuat tiga baris tanaman. Tiap baris dibuat lubang-lubang tanam dengan jarak antarlubang untuk bawang brambang 20 cm, sedangkan bawang bombai 30
Nkshjsl.
pupuk urea untuk bawang merah